MDG99 adalah inisiatif inovatif yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan secara menyeluruh pada tahun 2030. Tujuan ambisius ini merupakan bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, yang diadopsi pada tahun 2015 sebagai cetak biru untuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi semua orang.
Berbeda dengan upaya-upaya sebelumnya untuk memerangi kemiskinan, MDG99 mengambil pendekatan baru yang mengakui sifat kemiskinan dan akar permasalahannya yang saling berhubungan. Daripada hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, MDG99 berupaya mengatasi permasalahan mendasar yang melanggengkan kemiskinan, seperti kurangnya akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, air bersih, dan hak asasi manusia.
Salah satu pilar utama MDG99 adalah konsep pertumbuhan inklusif, yang berupaya memastikan bahwa manfaat pembangunan ekonomi dirasakan bersama oleh seluruh anggota masyarakat, khususnya kelompok yang paling terpinggirkan dan rentan. Artinya, upaya pengentasan kemiskinan harus bersifat holistik dan memperhatikan faktor sosial, politik, dan lingkungan yang berkontribusi terhadap kesenjangan.
Aspek penting lainnya dari MDG99 adalah penekanan pada pemberdayaan dan partisipasi. Inisiatif ini mengakui bahwa mereka yang hidup dalam kemiskinan bukanlah penerima bantuan yang pasif, namun agen perubahan aktif yang harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka. Dengan memberdayakan individu dan komunitas untuk mengendalikan nasib mereka sendiri, MDG99 bertujuan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dan langgeng terhadap kemiskinan.
Untuk mencapai tujuan ambisiusnya, MDG99 memerlukan upaya kolektif dari pemerintah, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan individu di seluruh dunia. Hal ini tidak hanya melibatkan peningkatan investasi pada program sosial dan infrastruktur, namun juga perubahan pola pikir menuju model pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Meskipun tugas untuk mengentaskan kemiskinan mungkin tampak berat, MDG99 menawarkan visi masa depan yang penuh harapan dimana semua orang dapat hidup bermartabat dan memiliki peluang. Dengan menerapkan pendekatan baru yang mengatasi akar penyebab kemiskinan dan memberdayakan individu untuk mengambil kendali atas masa depan mereka sendiri, kita dapat menciptakan dunia yang lebih adil dan setara untuk generasi mendatang.
